Gawe Kito Besamo Pat Petulai Blogger

V i s i
Sebagai frendly community atau komunitas persaudaraan yang mempunyai bargaining position dan membentuk wadah tukar pikiran serta menjalin silaturahmi yang akrab antar blogger
M i s i

Sebagai wadah untuk merangkul blogger Pat Petulai pada khususnya dan blogger luar Bengkulu pada umumnya, serta bermanfaat bagi lingkungan sosial di Indonesia.
Diharapkan blog ini bisa menjadi ajang komunikasi, silaturahmi, dan penyebaran informasi pariwisata dan dunia TI dari, oleh, dan untuk para bloger, terutama temen-temen Pat Petulai Blogger.




Maro Baco Berita RADAR CURUP (hari ini)

Sejarah Pat Petulai

Pada zaman Bikau masyarakat di atur atas dasar sistem hukum yang di buat berdasarkan azas mufakat/musyawarah, keadaan ini melahirkan kesatuan masyarakat hukum adat yang disebut dengan Kutai (Kutei) yang dikepalai oleh Ketuai Kutai. Kutai ini bersal dari Bahasa dan perkataan Hindu Kuta yang difinisikan sebagai Dusun yang berdiri sendiri, sehingga pengertian Kutai ini adalah kesatuan masyarakat hukum adat tunggal yang geneologis dengan pemerintahan yang berdiri sendiri dan bersifat kekeluargaan.

Keempat bikau tersebut adalah :

1. Bikau Sepanjang Jiwo,
2. Bikau Bembo
3. Bikau Pejenggo /Bejenggo
4. Bikau Bermano

Dari beberapa pendapat menyatakan bahwa para Bikau ini berasal dari Kerajaan Majapahit namun beberapa tokoh yang ada di Lebong berpendapat tidak semua Bikau ini berasal dari Majapahit. Dari perjalan proses Bikau ini merupakan utusan dari golongan paderi Budha untuk mengembangkan pengaruh kebesaran Kerajaan Majapahit, dengan cara yang lebih elegan dan dengan jalan yang lebih arif serta mementingkan kepedulian sosial dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya lokal.

Melalui strategi para utusan Menteri Kerajaan seharusnya tidak lagi berusaha untuk menyebarkan kebudayaan serta bahasa Jawa. Oleh karena itu golongan paderi Budha yang memiliki tindakan yang tenang dan ramah tamah, dengan mudah dapat diterima dan masyarakat Rejang. Terbukti bahwa keempat Biku tersebut bukanlah mempunyai maksud merampas harta atau menerapkan upeti dan pajak terhadap Raja Majapahit, namun mereka hanya memperkenalkan kerajaan Majapahit yang tersohor itu dengan raja mudanya yang bernama Adityawarman. Sewaktu mereka sampai di Renah Sekalawi keempat Biku tersebut karena arif dan bijaksana, sakti, serta pengasih dan penyayang, maka mereka berempat tidak lama kemudian dipilih oleh keempat kelompok masyarakat dengan persetujuan penuh dari masyarakatnya sebagai pemimpin mereka masing-masing.

* Biku Sepanjang Jiwo menggantikan Ajai Bitang
* Biku Bembo menggantikan Ajai Siang
* Biku Bejenggo menggantikan Ajai Begelan Mato
* Biku Bermano menggantikan Ajai Malang

Setelah dipimpin oleh empat Biku, Renah Sekalawi berkembang menjadi daerah yang makmur dan mulai produktif pertaniannya sudah mulai bercocok tanam, berkebun dan berladang. Sehingga pada saat itulah kebudayaan mereka semakin jelas dan terkenal dengan adanya tulisan sendiri dengan abjad Ka-Ga-Nga (sampai sekarang masih lestari dan di klaim menjadi tulisan asli Bengkulu).

Pada masa kepemimpinan biku biku inilah muncul yang namanya petulai (kumpulan masyarakat )
* Petulai Biku Sepanjang Jiwo diberi nama Tubeui atau Tubai, asal kata dari bahasa Rejang “berubeui-ubeui” yang berarti berduyun-duyun.
* Petulai Biku Bermano diberi nama Bermani, asal kata ini dari bahasa Rejang “beram manis” yang berarti tapai manis.
* Petulai Biku Bembo diberi nama jurukalang, asal kata dari bahasa Rejang “kalang” yang berarti galang.
* Petulai Biku Bejenggo diberi nama Selupuei asal kata dari bahasa Rejang “berupeui-uoeui” yang berarti bertumpuk-tumpuk.

Maka sejak saat itulah Renah Sekalawi bernama Lebong dan tercipta Rejang Empat petulai yang terdiri dari :

- Petulai / Marga Tubei ( dalam perkembangannya menjadi Suku VIII dan Suku IX )
- Petulai / Marga Bermani
- Petulai / Marga Selupu
- Petulai / Marga Juru kalang

Dan keempat petulai tersebut menjadi Intisari dan asal mula suku bangsa Rejang.

sumber : amarta.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pat Petulai Blogger

Apo Dio Ko

Komunitas Pat Petulai atau yang populer disebut Komunitas Blogger Curup merupakan sekumpulan bloger yang tinggal, berdomisili, pernah tinggal di Curup, atau yang memiliki hubungan dan kenangan tersendiri dengan Curup. Komunitas ini bertujuan memberi wadah khusus bagi para blogger Curup khususnya, maupun masyarakat Bengkulu umumnya untuk saling bertukar informasi tentang kota Curup, sambil terus menjalin persaudaraan dan silaturahmi antar blogger Indonesia.

Secangkir Kopi Panas

Kopi Hangat Facebooker

Pondok Kami

© 2009-2010 | pat-petulai.blogspot.com - Komunitas Blogger Curup Bengkulu.

Semua tulisan dan gambar dalam blog ini merupakan hasil karya dan pendapat pribadi anggota. Untuk keperluan tertentu silakan menghubungi langsung penulis terkait atau menghubungi admin.

| pat-petulai.blogspot.com | 2009 didesain oleh Tim pat-petulai blogger [syahadi.com]

Maro Sanak Mikut !

Teman-teman Blogger se-PAT PETULAI (Curup-Kepahiang-Lebong dan Musi Rawas Linggau ) dan teman lain asal Sumatera dimana saja berada, gabung yuk sebagai kontributor blog ini, asal teman : punya login di blogspot, punya blog, punya niat buat berkontribusi. Mau..., kirim email ke sebastianjuventio@gmail.com dengan subjek "patpetulai", sertakan alamat, dan alamat blog yang akan kami link.
Link blog teman teman akan kami tampilkan di Komunitas sebagai member.

Sticker Kampanye Blogging

Sticker to support the blogger (who's blogging), and will be in dedicate for all the bloggers around the world, given them for taking the time to develop a good "Blogging culture".

Terimakasih kepada kawan - kawan yang ikut berpartisipasi dengan memasang Sticker Kampanye Blogging ini, karena jika bukan kita para Blogger siapa lagi? Berikanlah sesuatu yang positif sebagai ucapan syukur dalam hidup kita, dan buanglah sesuatu hal yang negatif agar hidup kita menjadi bermakna.
Sebagai timbal balik bagi yang berpartisipasi, Anime7Graphic akan pasang link blog kawan
blog Anime7Graphic.

Copy text dalam area dan paste dalam blog anda. Kami akan segera linkback kembali.